Alasan Utama Saya Menolak Asuransi

Alasan utama saya tidak menolak asuransi pernah menolak penawaran asuransi? sama!! sy orang yg paling alergi dengan penawaran asuransi dan inilah alasannya alasan pertama, sy tidak percaya dengan asuransi karena sering mendengar betapa rumitnya proses klaim bahkan tidak jarang yg harus berakhir dengan penolakan klaim yg artinya uang yg sy bayarkan tiap bulan utk membayar premi hilang sia2. alasan kedua, sy yakin alasan pertama benar. alasan ketiga, sy percaya alasan kedua sangat tepat alasan ke empat, ketiga alasan sy diatas sdh terbukti dg banyaknya komplain di media massa dan media sosial terutama internet yg membahas betapa kecewanya nasabah perusahaan asuransi. dan alasan kelima, sy tidak mau menjadi bagian dari golongan orang2 yg dikecewakan seperti dimaksud pada alasan ke empat. lalu kemudian semua alasan diatas terbantahkan setelah sy tau betapa menggiurkannya penghasilan seorang agen asuransi, secara singkat dan sederhana penghasilan seorang agen asuransi bisa di gambarkan begini : jika seorang agen berhasil menjual produk asuransi ke saya, maka dia akan mendapatkan penghasilan setiap bulan dari premi yg sy bayar selama 5tahun!!! wOww banget kan? katakan saja dari premi yg sy bayar si penjual berhak mendapatkan Rp.100.000/bulan maka jika dia memiliki 10 nasabah saja maka dia secara terus menerus akan mendapat Rp.1.000.000 setiap bulan tanpa harus bekerja selama 5tahun!!! jadi, kegagalan klaim seorang nasabah asuransi sangat mungkin terjadi karena kesalahan agen asuransi, dia melakukan kesalahan fatal termasuk memalsukan dan atau memberikan keterangan yang salah terkait dg profil calon nasabah demi agar pengajuan polisnya disetujui oleh perusahaan asuransi yg memberinya penghasilan. kejujuran itu indah.. jangan berfikir terlalu rumit, masih ingat dg istilah “mencari uang haram aja susah apalagi mencari uang halal” begitulah yg ada dikepala seorang agen asuransi yg tdk bermoral. dia bekerja untuk kepentingannya saja, bukan untuk kepentingan nasabah. anda bayangkan saja betapa keji nya kelakuan seorang agen yg demikian itu, kita semua tau membeli asuransi adalah untuk mengalihkan resiko kehidupan, kita membeli asuransi bukan karena kita akan mati tetapi karena harus ada yg hidup setelah kita mati dimana mati adalah sebuah kepastian yg tdk pernah kita tau kapan terjadinya. kurang ajarnya seorang agen adalah menceritakan tentang resiko kematian kita tetapi dia sendiri tidak peduli dg kematian kita. jika dia peduli dia pasti akan memastikan bahwa polis kita tdk menyalahi aturan yg akan menyebabkan ditolaknya proses klaim. saya sangat yakin jika perusahaan asuransi dianggap berpotensi merugikan masyarakat maka pemerintah sebagai pelindung hak2 masyarakat tdk akan membiarkan perusahaan asuransi tersebut tetap ada. pemerintah pasti telah menutup bahkan memenjarakan top managemen perusahaan. mari berfikir logis, jangan biarkan kita kehilangan hal berharga hanya karena kebobrokan mental agen asuransi. Milikilah polis asuransi dari agen yg anda kenal dan anda percaya.

0 comments:

Post a Comment